Nama
: Vitaloka Ayudya Dewi
NPM
: 17612613
Kelas
: 2SA01
Matakuliah
: Ilmu Sosial Dasar#
Negara
Amerika merupakan negara multikultural dimana banyak masyarakatnya berasal dari
berbagai etnik di luar eropa seperti meksiko, Afrika, China, India, Korea
selatan, maupun Asia lainnya. Namun walaupun banyak orang dari berbagai suku,
mereka tetap memiliki budaya Amerika itu sendiri. Walaupun saya sendiri pun
belum pernah tinggal di Amerika. Namun dengan artikel yang telah saya baca dari
berbagai sumber di internet maupun pengetahuan yang saya tahu melalui berita di
TV. Oleh karena itu di posting kali ini saya ingin menuliskan beberapa budaya
positif dari orang Amerika.
Mungkin
selama ini banyak di antara kita lebih mengenal bahwasanya negara Amerika
merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi kebebasan. Sebut saja tinggal
bersama tanpa ada ikatan pernikahan itu legal disana. Bahkan masih banyak lagi
hal bebas lainnya yang sangat tidak sesuai dengan adat ketimuran kita orang
Indonesia. Namun disamping hal- hal negatif itu semua ada hal- hal positif yang
perlu kita petik untuk dipraktekkan dalam kehidupan kita sehari- hari.
Pertama,
Mendahulukan penyebrang jalan, di penyebrangan jalan disana bila tiba giliran
pejalan kaki maka semua kendaraan harus berhenti. Tak peduli si penyebrang
berjalan santai maupun sangat pelan, pengendara wajib menunggu sampai situasi
benar- benar aman untuk di lewati kembali. Saya jadi teringat kata ayahku yang
pernah berlayar di Australia. Ia bilang dari jauh saja pengendara sudah
memperlambat kendaraannya. Jadi orang barat di negara maju itu sangat
menghargai pejalan kaki. Bukan di barat saja sih, di Jepang pun juga serupa
bahkan disana klakson haram dibunyikan kalau tidak dalam keadaan darurat. Hal ini
tentu sangat membuat saya iri karena disini keamanan di jalan raya masih
kurang. Kalau disana bisa santai jika menyebrang disini justru kita mesti
waswas bahkan sudah berhati- hati saja masih ada aja tabrakan terjadi karena
kelalaian. Ironis memang. Itulah negara kita. Semoga suatu saat nanti kita bisa
berkaca dari negara- negara ini yang sangat menghargai pejalan kaki bukan malah
sebaliknya^^
Kedua,
Budaya Kerja Keras dan menjadi lebih baik, hampir semua penduduk Amerika
memiliki etos kerja yang sangat tinggi dan luar biasa. Mereka juga tidak putus
asa meski kegagalan itu berkali- kali dialami. Sehingga faktanya dengan
semangat kerja yang keras, kini Amerika merupakan negara Adidaya. Yak, mungkin
inilah yang masih sulit untuk dilakukan warga Indonesia termasuk saya sendiri. Baru
gagal sedikit sudah merasa orang paling terpuruk. Tapi dengan melihat keadaan
seperti ini mari kita tanam di diri kita sendiri untuk menjadi pribadi bangsa
yang pantang menyerah dan pekerja keras. Semangaat!!
Ketiga,
Membuang sampah pada tempatnya! Mungkin kalau dibaca ini terlihat sepele. namun
faktanya masih banyak di antara kita yang tidak sadar akan hal itu bahkan
menganggap itu hal biasa. Orang Amerika sangat disiplin akan hal ini. Mereka memiliki
kesadaan yang tinggi untuk membuang
sampah pada tempatnya. Bahkan, jika mereka tidak menemukan tempat sampah mereka
akan menyimpan sampah tersebut di kantong dan membuangnya sampai menemukan
tempat sampah atau bahkan membawa sampah itu ke rumah. Di poin ini Alhamdulillah
saya sudah mengimplementasikannya di kehidupan sehari- hari saya. Ya, semoga
anda para pembaca juga ikut berpartisipasi dalam kesadaran untuk membuang
sampah pada tempatnya. Ingat! Hal yang besar bermula dari awal yang kecil^^
Keempat,
menjunjung tinggi kedisplinan, walaupun Amerika terkenal dengan kebebasan
individunya yang tinggi. Bukan berarti pelanggaran dapat sangat bebas
dilanggar. Menurut artikel yang saya baca di berbagai sumber. anak remaja
disana yang boleh membuat SIM adalah anak yang sudah berusia di atas 17 tahun
ke atas. terlebih lagi SIM tersebut harus lulus ujian secara resmi. Jadi, kalau
tidak lulus ujian mengemudi ya belum bisa mendapatkan SIM dan mesti mencoba
lagi sampai lulus. Tidak ada SIM menembak. Lalu menurut infotaiment yang saya
tonton, saat itu artis Cinta L. berbagi pengalaman bahwa di usia 21 tahun ke
atas seseorang baru diijinkan untuk
masuk klub malam/ bioskop. Dan juga kegiatan orang dewasa lainnnya seperti
minum alkohol maupun merokok. Tentu peraturan ini berjalan ketat disana sebagaimana
mestinya. Ya, tetep ya buat muslim alkohol dan klub malam ini memang dilarang
dan jangan ditiru ya walaupun udah berusia 21 tahun. Mari kita lihat sisi
positifnya saja yakni sigap dalam menjalani peraturan. Jika, tidak boleh yang
tidak boleh. Jika, melanggar maka mendapat sanksi sesuai hokum yang berlaku
Baik,
itu dia beberapa poin- poin positif yang bisa kita ambil pelajaran dari orang
Amerika. Menghargai penyebrang jalan, berusaha menjadi lebih baik dengan cara
bekerja keras tanpa takut gagal, membuang sampah pada tempatnya dan menjunjung
tinggi kedisiplinan. Semoga dengan membaca tulisan ini kita semua dapat
mengambil hikmahnya dan sedikit demi sedikit mengimplementasikannya ke dalam
kehidupan sehari- hari kita. Mungkin masih banyak lagi budaya positif Amerika,
namun saya hanya berbagi beberapanya saja. Ingat! Apapun budayanya ambillah
sisi positifnya dan buanglah sisi negatifnya tapi tak lupa pula tetap
mempertahankan dan tidak melupakan budaya kita sendiri yaitu Indonesia
tercinta^^
Baik, mungkin hanya ini tulisan yang dapat
saya sampaikan kurang lebihnya mohon dimaafkan. Karena sesungguhnya saya masih
tahap pembelajaran. Jika ada pernyataan yang menurut anda sedikit menyimpang
atau salah. Silahkan saya tunggu komentarnya di tempat yang telah tersedia.
Thank you….
Comments
Post a Comment
Jangan lupa tinggalkan komentar yaa pada kolom dibawah (: