Skip to main content

TRAVEL TO WATER HOT (CIATER)

Assalamu’alaikum.. Bertemu lagi pada cerita perjalananku yang ketiga
Kali ini aku mau postingin tentang jalan-jalanku ke Wisata Air Panas Ciater
Bersama Orangtua dan adik-adikku
Happy Reading ^_^
Pada waktu liburan kelulusan SMA aku dan keluargaku berlibur ke Air Panas Ciater. Pada waktu itu kami berpergian dalam rangka ulang tahun tempat ibuku terapi. Jadi di samping berlibur di Wisata Air Panas Ciater disana juga terdapat acara- acara.. Baik, dimulai dari berangkat kami pergi tepat pukul 07.00 wib menggunakan Bus. Perjalanan membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar jam 11.00 wib kami baru tiba di Ciater. Wah! Sungguh udara yang sangat sejuk sekali jauh dari polusi. Walaupun ada matahari tapi hawa sejuk disini masih terasa maklum saja wisata yang satu ini terletak di daerah pegunungan. Lalu kami terus menelusuri jalan untuk masuk ke dalam area wisata. Sesampainya kami menempatkan tenda yang telah disediakan di lapangan besar dan terdapat panggung di depannya. Karena perjalanan yang lumayan lama dan juga kami pergi dari pagi jadi ibuku memutuskan untuk kita makan terlebih dahulu. Seperti biasa ibuku membawa rantang plastik berisi ayam goreng, sambal hijau, lalapan, nasi dll. Dan juga tumbler besar untuk kami makan dan minum. Selama kita makan kami disuguhi acara- acara menarik yang berada di depan kami. Di mulai dari sambutan-sambutan, nyanyi- nyanyian maupun doorprize ikut memeriahkan acara ini. Setelah selesai makan aku bersama adikku tidak betah berlama di tenda. Kami pun mencoba jalan- jalan berkeliling-keliling area wisata ini. Mencari tahu apa saja wahana yang disediakan di wisata air panas ini. Hmmm… ternyata selain pemandian air panas disini juga disediakan untuk bermain menunggang kuda, menyetir mobil khusus permainan, outbond, dan lain sebagainya. Akhirnya aku dan adikku memutuskan untuk mencoba untuk menunggangi kuda. Karena jujur saja aku belum pernah menunggang kuda dan penasaran untuk mencobanya. Sebelumnya kami kembali ke tenda untuk meminta ijin terlebih dahulu dan meminta ibu untuk membelinya. 


Pertama kalinya aku menunggang kuda. Pada saat itu aku hanya sendiri di atas sedangkan penjaganya hanya mengikuti kami dari belakang karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Dalam hati aku sih, aku sedikit merasa takut kalau saja aku akan terjatuh atau kudanya jalan dengan cepat. Apalagi jalan beraspal, banyak kerikil, dan juga turunan Tapi setelah berlangsung aku jalani justru aku merasakan hal baru yang menyenangkan dan sangat seru sekali. Sesekali penjaganya ikut memegang tali kuda yang ku tunggangi. Jadi bagi kalian yang ingin merasakan sensasi berkuda gak perlu jauh-jauh cukup datang ke tempat wisata yang satu ini. Dijamin seru deh! Lalu selesai berkuda sebenernya aku pengen banget mencoba juga bermain mobil- mobilan yang disediakan dengan jalur yang dibawahnya bertanah. Pasti seru sekali. Tapi sayangnya waktu gak memungkinkan karena orangtuaku menyuruhku untuk mandi di pemandian air panas.
Yuhuu..lanjut lagi deh kita ke pemandian. Air pemandian ini berasal dari lereng gunung yang di alirkan ke kolam renang pemandian ini. Rasanya hangat sekali. Selain untuk menghangatkan tubuh kita. Air ini sangat berfungsi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti gatal- gatal, jantung, pusing, pegal- pegal dll. Tapi tak berapa lama aku berendam di dalamnya kepalaku sudah terasa pusing keleyengan. Ternyata di umumkan di speaker jika kita berendam dan sudah tidak merasa kuat seperti efek pusing. Kita disarankan jangan memaksakan dan di minta untuk berhenti berendam. Tapi karena aku masih menikmati hangatnya air itu aku masih terus berendam beberapa menit lalu hingga akhirnya aku berhenti berendam. Setelah itu aku mencuci badan di shower dan yang uniknya lagi di shower ini terdapat air yang dingiiiiin sekali dan air yang hangaaaat sekali. Secara bergantian aku mencoba keduanya. Ketika mencoba air dingin sunggguh rasanya segar sekali. Bbrrrrrr…. Sehingga aku ingin melakukannya berulang- ulang.Selesai menikmati pemandian air panas tadi, kami bergegas pulang karena bus juga telah menunggu kami di parkiran. Hari pun sudah mulai gelap. Melajulah bus ke arah bogor untuk pulang.
Perjalanan yang sangat mengasyikkan karena aku dan adikku bisa mencoba menunggang kuda dan juga mandi air hangat. Tapi ada hal yang aku kurang senangi di wisata ini yaitu kekurangannya adalah alangkah lebih baik disediakan tempat khusus berkuda dengan pijakan tanah bukan bebatuan kerikil. Karena jika tanah tentu akan lebih baik dan jalannya juga enak. Lalu di pemandian air panas ini sangat disayangkan tidak disediakan tempat berganti pakaian yang ada hanyalah tempat bercuci saja yang terbuka. Aku dan ibuku pusing mencarinya ternyata memang tidak ada tempat berganti di dalam area ini. Jadi kita mesti ke luar dulu untuk ke kamar mandi umum yang antri lumayan panjang.

Baik cukup sekian cerita dan pengalaman saya selama berlibur di Wisata Air Panas Ciater
Kurang lebihnya mohon dimaafkan yaa *bow90derajat*
Semoga bermanfaat! Sampai ketemu di liburan selanjutnya, Wassalamu’alaikum!!! ^_^

Comments

Popular posts from this blog

FLASHBACK [ Part 1 ]

"Akhirnya gue masuk grup BBM juga. Setelah sekian lama lost contact dari teman SMA. Kini dipertemukan kembali. Yuhuuu… Senengnya!" teriak Angel di dalam hatinya. Sebenarnya ini hal yang bukan tidak sengaja melainkan si Angel memang telah sengaja menghindar dari teman- teman SMAnya. Dimulai dari menghapus seluruh no. contact yang terdapat di ponselnya lalu mengganti no. ponselnya sampai tidak ikut serta hadir di setiap perkumpulan teman- teman SMAnya itu. Kecuali sahabat terdekatnya. Semua itu ia lakukan semata- mata agar ia bisa move on dari gebetannya di komunitas semasa ia SMA. Yang mana hampir 4 tahun ia setia menunggu jawaban dari sang gebetan namun hingga kini tidak ada kepastian. Angel kini berkuliah di salah satu Universitas swasta di Jakarta. Yang di dalamnya tidak ada satupun mahasiswa dari Sekolahnya dulu. Pada libur lebaran setelah perkuliahan Angel dipertemukan kembali oleh teman- teman SMAnya. Grup Shinwa mengadakan kumpul- kumpul bersama pada tanggal ya...

MARGONDA, JALUR MAUT PEJALAN KAKI

DEPOK  - Kecelakaan di Jalan Margonda Raya berulang kali terjadi karena minimnya Jembatan Penyeberangan Orang(JPO). Terakhir, seorang wanita bernama Endang menjadi korban tabrak lari dan tewas dengan kondisi yang mengenaskan jalan utama Kota Depok itu. Untuk menyeberang jalan, pejalan kaki harus menunggu hingga 10 menit, karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Bayangkan saja, di jalan sepanjang 5,2 KM itu, hanya ada dua JPO yang berada di depan pusat perbelanjaan Margo City-Detos dan Terminal Depok-Plaza Depok. Bahkan, kondisi JPO di depan Terminal Depok sudah lapuk tak terurus. Data Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Depok, 80 persen kecelakaan didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua. “Rata-rata yang tertabrak adalah pengguna jalan kaki. Dan memang di kawasan padat pemukiman. Kejadian ini terjadi karena tidak adanya JPO yang dibangun Pemkot Depok. Pengabaian keselamatan penjalan kaki kurang diper...

Dare to Dream Dare to Speak

Holla… Sabtu kemarin tepatnya tanggal 22 November 2014, aku dan teman- teman ikutan seminar nih di kampus tercinta. Untuk itu, aku mau berbagi pengalaman nih selama aku ikut seminar. Oh, iya temanya itu “Dare to Dream Dare to speak” Cekidot~ Confident in front of public Jadi, gimana udah puas belum sama tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, next 2 nd  Speaker yaitu Miss Eva. Beliau bahas mengenai “ How to get a job with your major”  karena aku mahasiswi sastra Inggris jadi seminar ini emang lebih fokus ke sastra Inggris. Maaf yaa untuk jurusan lain, maybe next time): *bow Cekidot~ How to get a job with your major? Itulah sekiranya pengalaman dan tips yang saya dapat dari 2 nd Speaker yaitu Miss Eva di seminar sabtu lalu. Jadi, gimana udah puas belum sama pengalaman dan tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, masih mau lagi ga nih? Ada satu speaker lagi. 3 rd Speaker yaitu Mr. Romel beliau membahas mengenai “Pendidikan karakter di sek...