Skip to main content

Impian 5- 10 tahun Mendatang


Berbicara mengenai impian pasti setiap orang mempunyai Cita- cita, harapan, dan impiannya masing- masing tanpa terkecuali saya sendiri.

“Gapailah cita- citamu setinggi langit”

Kata- kata itulah yang seringkali kita dengar, bahkan sejak kita kecil. Mudah diucapkan, tapi mungkin sulit untuk dijalani. Namun, tak ada salahnya kita wujudkan kata- kata tersebut menjadi sebuah kenyataan, tentunya dengan usaha yang sungguh- sungguh serta diiringi dengan doa.
           
Baik, ga usah terlalu lama berbasa- basi lagi. Pada postingan blog kali ini saya ingin menuangkan segala impian saya 5-10 tahun mendatang sebagai tuntutan dari  tugas Jurnalistik 1 dan juga sebagai motivasi saya sendiri agar semua impian itu dapat terlaksana dengan baik nantinya.
           
Terhitung dari sekarang, 5 tahun yang akan datang saya sudah berusia 26 tahun. Pada usia tersebut tentunya beberapa dari wanita pasti ingin bersuami pada usia standar seperti itu. Jadi, saya membayangkan  5 tahun yang akan datang saya telah menjadi istri seseorang yang tentunya mencintai saya dan saya cintai, hehe.

Pertama, Walaupun saya sudah berkeluarga, saya sudah harus menaikhajikan kedua orangtua saya, merenovasi rumah orangtua, serta membantu biaya sekolah adik- adik. Itu semua saya lakukan tak lepas sebagai tanda terimakasih dan sayang saya terhadap orangtua saya yang sudah merawat sepenuh hati dan menyekolahkan saya sampai sukses. Walaupun semua itu tak akan pernah habis terbayar oleh apapun. Namun setidaknya saya dapat membahagiakan mereka sebisa mungkin.

Kedua, impian saya dari kecil adalah dapat merasakan 4 musim di luar negeri  dan belajar budaya positif mereka. Jadi, saya ingin berkuliah dan bekerja di luar negeri, maka saya sudah harus lulus menjadi sarjana magister di Universitas Dongguk, Korea Selatan jurusan Psikologi atau Manajemen. Kegemaran saya terhadap karakter dan sifat seseorang membuat saya tertarik untuk mengambil jurusan Psikologi tersebut. Karena saya sangat senang jika dapat membantu orang lain dan juga ingin membantu seorang anak yang mampu berkarya namun agak terhalang dengan dirinya yang pemalu seperti saya. Saya ingin sedini mungkin anak diajarkan berani. Pilihan lain adalah manajemen. Karena saya ingin mempunyai usaha yang sukses nantinya, maka saya rasa saya harus mengambil jurusan manajemen. Selanjutnya, saya harus sudah bekerja di salah satu perusahan di Korea atau manajemen musik di Korea.

Ketiga, saya harus sudah punya rumah mewah sendiri di Indonesia, mobil dan tabungan deposito untuk masa depan. Karena kita tak tahu apa yang terjadi di masa mendatang.
Keempat, hal yang demikian tak mungkin terpenuhi jika saya hanya berandai- andai saja, maka sebelum usia 26 tahun saya sudah harus sukses menjadi seorang manajer sebuah perusahan terbaik. Disamping menjadi manajer, saya sudah harus mempunyai usaha sendiri seperti usaha kuliner dan menjadi seorang dosen dan guru di beberapa sekolah. Nah, gaji yang saya terima tentunya saya sisihkan untuk mewujudkan segala impian saya tersebut.
           
Selanjutnya, 10 tahun mendatang saya membayangkan saya bersama suami saya masih tetap tinggal di Korea selatan. Masing- masing kami mempunyai pekerjaan tetap dan sampingan disana.
           
Pertama, saya sudah harus mempunyai rumah makan khas Indonesia di Seoul, Korea selatan dengan menyelipkan beberapa budaya Indonesia di dalamnya. Tidak hanya membangun rumah makan, saya berniat agar rumah makan tersebut dapat berkembang dengan sebaik- baiknya. Walaupun saya jauh dari tanah air, salah satu cara saya mengabdi pada Indonesia adalah dengan mengenalkan budaya dan masakan khas Indonesia melalui usaha kuliner saya ini. Setidaknya, Indonesia dapat dikenal dengan masakannya yang kaya akan cita rasanya yang khas dan nikmat.
           
Kedua, mempunyai tempat tinggal yang nyaman di daerah Seoul serta mempunyai usaha kecil- kecilan  seperti menjual pakaian khas Indonesia seperti bahan batik, songket, dll disana. 
           
Ketiga, Setelah saya merasa sukses disana dan puas dengan apa yang saya capai di Korea. Saya ingin sekali mengajak orang tua dan adik- adik saya berlibur ke Korea dan jika ada uang lebih juga ingin mengajak mereka berlibur keliling eropa.
           
Keempat, setelah segala sesuatunya selesai disana, saya ingin kembali ke Indonesia. Saya berniat untuk membuat sebuah yayasan untuk anak- anak yang membutuhkan. Dengan beberapa pengalaman di luar, saya ingin menerapkan budaya positif orang korea. Dalam sebuah yayasan itu, saya ingin sekali mengajarkan mereka  anak- anak khususnya pada mental dan kepribadian mereka. Saya ingin anak sedini mungkin diajarkan menjadi anak yang disiplin, jujur, dan berakhlak baik.
           
Kelima, saya ingin fokus pada usaha kuliner saya di Indonesia dan ingin mempunyai manajemen musik sendiri.
           
Dari keinginan- keinginan saya diatas mustahil terwujud, jika tanpa usaha keras saya dari sekarang. Untuk itu, langkah- langkah yang saya harus lakukan untuk mewujudkan itu semua, antara lain:
1.     Rajin beribadah dan tak menunda- nunda, selalu berpikir postif, dan berhubungan baik dengan teman maupun dosen.
2.     Menaikkan nilai- nilai maupun IPK dari sebelumnya menjadi lebih bagus.
3.     Di semester 5 menuju semester 6 ini, saya harus lebih serius dan fokus lagi menjalaninya. Seperti menyimak dosen dengan baik dan mencatat hal- hal penting, mengerjakan tugas tepat waktu, dan sungguh- sungguh dalam mempersiapkann UTS, UAS, PI, Skripsi, maupun sidang.
4.     Harus bisa mempertahankan nilai yang bagus dan sebisa mungkin menghindari penurunan nilai.
5.     Di semester 6 atau 7 sudah mempunyai pekerjaan sampingan seperti pengajar di beberapa bimbel.
6.     Gaji yang didapat dari pekerjaan sampingan sedikitnya disisihkan untuk mengikuti kursus yang diperlukan.
7.     Lulus tepat pada waktunya atau bahkan lebih cepat dengan IPK terbaik di antara yang terbaik.
8.     Sebisa mungkin sebelum lulus harus sudah mempunyai kontrak kerja dengan suatu  perusahaan.

Baik, cukup sekian segala uraian keinginan saya. Semoga ini bukan hanya tulisan dan angan- angan semata, tapi dapat saya realisasikan ke depannya. Semoga 5-10 tahun mendatang hal- hal tersebut bukan hanya mimpi, tapi menjadi kenyataan. Aamiin…
Well, bagaimana denganmu? Sudah menjadi apakah kamu di 5-10 tahun mendatang? Dan gimana nih langkah- langkahmu dari sekarang untuk mewujudkannya? Yuk, silahkan komentar pada kolom dibawah ini!(:

Tugas Jurnalistik 1 ( Keinginan 5- 10th mendatang )

Nama            : Vitaloka Ayudya Dewi
NPM  : 17612613
Kelas : 3SA01

Comments

  1. ma syaa Allah, semoga keinginan kakak tercapai yaa, doakan saya juga supaya bisa kuliah di korea selatan yaa kak, aamiinn..

    ReplyDelete

Post a Comment

Jangan lupa tinggalkan komentar yaa pada kolom dibawah (:

Popular posts from this blog

FLASHBACK [ Part 1 ]

"Akhirnya gue masuk grup BBM juga. Setelah sekian lama lost contact dari teman SMA. Kini dipertemukan kembali. Yuhuuu… Senengnya!" teriak Angel di dalam hatinya. Sebenarnya ini hal yang bukan tidak sengaja melainkan si Angel memang telah sengaja menghindar dari teman- teman SMAnya. Dimulai dari menghapus seluruh no. contact yang terdapat di ponselnya lalu mengganti no. ponselnya sampai tidak ikut serta hadir di setiap perkumpulan teman- teman SMAnya itu. Kecuali sahabat terdekatnya. Semua itu ia lakukan semata- mata agar ia bisa move on dari gebetannya di komunitas semasa ia SMA. Yang mana hampir 4 tahun ia setia menunggu jawaban dari sang gebetan namun hingga kini tidak ada kepastian. Angel kini berkuliah di salah satu Universitas swasta di Jakarta. Yang di dalamnya tidak ada satupun mahasiswa dari Sekolahnya dulu. Pada libur lebaran setelah perkuliahan Angel dipertemukan kembali oleh teman- teman SMAnya. Grup Shinwa mengadakan kumpul- kumpul bersama pada tanggal ya...

MARGONDA, JALUR MAUT PEJALAN KAKI

DEPOK  - Kecelakaan di Jalan Margonda Raya berulang kali terjadi karena minimnya Jembatan Penyeberangan Orang(JPO). Terakhir, seorang wanita bernama Endang menjadi korban tabrak lari dan tewas dengan kondisi yang mengenaskan jalan utama Kota Depok itu. Untuk menyeberang jalan, pejalan kaki harus menunggu hingga 10 menit, karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Bayangkan saja, di jalan sepanjang 5,2 KM itu, hanya ada dua JPO yang berada di depan pusat perbelanjaan Margo City-Detos dan Terminal Depok-Plaza Depok. Bahkan, kondisi JPO di depan Terminal Depok sudah lapuk tak terurus. Data Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Depok, 80 persen kecelakaan didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua. “Rata-rata yang tertabrak adalah pengguna jalan kaki. Dan memang di kawasan padat pemukiman. Kejadian ini terjadi karena tidak adanya JPO yang dibangun Pemkot Depok. Pengabaian keselamatan penjalan kaki kurang diper...

Dare to Dream Dare to Speak

Holla… Sabtu kemarin tepatnya tanggal 22 November 2014, aku dan teman- teman ikutan seminar nih di kampus tercinta. Untuk itu, aku mau berbagi pengalaman nih selama aku ikut seminar. Oh, iya temanya itu “Dare to Dream Dare to speak” Cekidot~ Confident in front of public Jadi, gimana udah puas belum sama tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, next 2 nd  Speaker yaitu Miss Eva. Beliau bahas mengenai “ How to get a job with your major”  karena aku mahasiswi sastra Inggris jadi seminar ini emang lebih fokus ke sastra Inggris. Maaf yaa untuk jurusan lain, maybe next time): *bow Cekidot~ How to get a job with your major? Itulah sekiranya pengalaman dan tips yang saya dapat dari 2 nd Speaker yaitu Miss Eva di seminar sabtu lalu. Jadi, gimana udah puas belum sama pengalaman dan tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, masih mau lagi ga nih? Ada satu speaker lagi. 3 rd Speaker yaitu Mr. Romel beliau membahas mengenai “Pendidikan karakter di sek...