Skip to main content

TRAVEL TO RAGUNAN AND ANCOL BEACH

Annyeong Haseyo? Bertemu lagi pada cerita perjalananku yang kedua
Kali ini aku mau postingin tentang jalan-jalanku ke Ragunan dan Pantai Ancol
Bersama sahabat baikku(Tania) di kampus
Happy Reading ^_^

Pada saat itu aku dan sahabatku berangkat sekitar jam 8 lewat dari Stasiun Pondok Cina. Kami memutuskan untuk naik  Kereta Commuter line tujuan Pondok Cina – Jakarta (kota). Di perjalanan kita kali ini yaitu pertama ke Ragunan, kedua Kota Tua, dan yang terakhir ke Pantai Ancol. Mulailah petualangan kita ke Ragunan Jakarta. Untuk kita sampai ke Ragunan kita turun di Stasiun Pasar Minggu. Sejujurnya ini pertama kalinya kita berpergian ke Jakarta tanpa didampingi OrangTua dan juga tanpa tahu jalannya secara detail.  Kita ke Jakarta hanya bermodalkan pengetahuan dari  temen dan Peta di Google. Hehe… itung- itung ngebolanglah ceritanya. Tibalah kami di Stasiun Pasar Minggu lalu kita naik angkot 61 tujuan Ragunan. Nyebranglah kita untuk mendapati angkot 61 namun kita ragu karena dari arah berlawanan terlihat plank bertuliskan “Ragunan” dengan anak panahnya. Tentu hal itu membuat kami bingung, yang mana sebenarnya jalan yang benar. Kita kembali nyebrang dan mencoba buka peta pada google di peta dicantumkan jalan yang lumayan jauh. Sepanjang jalan yang terdapat anak panah “Ragunan” memang tak terlihat satupun angkot 61 yang terlihat hanyalah kendaraan pribadi dan Bus tujuan lain. Ketika terus menelusuri jalan kami bertanya. Kami mencoba bertanya kepada penjual kelapa tapi bukan info yang didapat justru dia bergurau. Sungguh menyebalkan! Bagaimana kalo saat ini posisinya aku adalah turis asing. Memalukan sekali Indonesia ini.Hmmmm… baik tapi akhirnya kita mendapatkan orang yang baik. Alhasil, memang kita harus menyebrang dulu dari arah stasiun Pasar Minggu. Jadilah kita muter- muter dan berjalan cukup jauh untuk menyebrang di jembatan penyebrang. Benar- benar pengalaman yang gak akan terlupakan hehe..

Tadaaaa… Tak berapa lama tibalah kita di Pintu barat Ragunan.




Ragunan merupakan kebun binatang pertama yang terletak di Indonesia tepatnya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di dalamnya terdapat beberapa spesies hewan yangh beraneka ragam terkurung di dalam sangkarnya masing- masing. Tempat wisata yang satu ini relative murah karena kita cukup dikenakan biaya Rp.4000,00 /orang untuk biaya masuk dan kita bisa menikmati keindahan- keindahan ciptaan sang Maha Kuasa di dalamnya. Ragunan ini juga sangat cocok  untuk liburan anak- anak karena selain murah terdapat edukasi di dalamnya. Mereka bisa lebih mengenal jauh tentang beraneka ragam jenis hewan.


Ini adalah tempat khusus hewan Unggas:



Setelah letih berjalan keliling area kebun binatang, kita beristirahat sebentar untuk makan. Selesai itu kita pulang, Sebenarnya masih ada hewan yang ingin kita jelajahi. Namun, karena kita sudah memakan banyak waktu disini kita memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Ancol.
Di samping kelebihan ragunan yaitu sebagai edukasi bagi anak- anak. Namun masih ada hal yang masih perlu dibenahi seperti kebersihan. Yap, lagi- lagi masalah kebersihan masih nampak sampah dimana- mana. ini patut kita ubah agar kita menjadi pribadi yang cinta lingkungan. Selain itu, saya merasa jarak antara hewan yang satu dengan hewan yang lain terlalu jauh untuk dijangkau dengan jalan kaki sehingga belum banyak hewan yang kita lihat sudah terasa capek sekali.
Lanjut lagi menuju Pantai Ancolà
kita menggunakan transportasi trans-jakarta tujuan Manggarai, tapi perlu transit di Halimun baru kita tiba di Manggarai.
Sesampainya di Manggarai ternyata belum tampak stasiun Manggarai. Akhirnya kita bertanya, lalu kita disuruh berjalan sedikit ke arah yang dimaksud sekitar 15 menit sampailah di stasiun Manggarai. Tiba- tiba ada perpindahan pemberhentian peron untuk kereta Jakarta(kota). Karena kita bingung jadilah kita terlewatkan kereta yang dimaksud. Alhasil kita menunggu kereta berikutnya sekitar sejam.



Akhirnya tibalah kami di Ancol.


Pantai Ancol merupakan salah satu objek wisata yang terdapat di Jakarta, tepatnya di bagian utara. Untuk sampai ke tempat tujuan yang kalian inginkan seperti Pantai Ancol kita perlu naik Bus Wara-Wiri yang selalu lewat mengitari wahana Ancol yang tersedia seperti Dufan, Atlantis, seaWorld,  Pantai Ancol dan lain lain. kita tidak perlu khawatir lagi untuk mengeluarkan uang karena Bus Wara-Wiri ini Gratiss!! 


Di pantai Ancol ini masih banyak kelemahan yang saya lihat. Di sudut- sudut area pantai banyak sampah berserakan dan airnya pun keruh. Ini tentu membuat saya kurang nyaman dan tentu wisatawan lainnya. Untuk itu demi mengembalikan keindahan itu kembali perlu diadakan penanggulangan agar pantai ini dapat kembali asri sehingga menjaga kepercayaan pengunjung dalam dan luar negeri untuk tetap berlibur kesini. Alangkah lebih baiknya di setiap sudut di sediakan tempat sampah yang memadai, lalu perlu pengawasan ketat di sekitar pantai untuk mengawasi agar tidak ada yang berani lagi membuang sampah atau sengaja mengotori area pantai bahkan jika perlu yang ketahuan akan dikenakan sanksi seperti denda. Jadi hal itu akan membuat efek jera bagi yang melakukannya. Selanjutnya semua itu tidak akan berjalan tanpa adanya kerja sama dari pengunjung itu sendiri. Untuk itu diperlukan kesadaran juga untuk kita menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita. Marilah kita budayakan membuang sampah pada tempatnya sekalipun sampah itu hanya sebungkus permen. Karena semua itu dilakukan juga untuk kenyaman kita bersama serta menjauhi kita dari segala macam penyakit dan demi keindahan alam.
Waktu sudah mulai gelap jam 18.o0 wib kita bergegas pulang. Karena sudah kesorean sekali. Kita tidak bermain di pantai. Kita hanya merasakan sejuknya angin pantai yang kencang sembari melepas penat dan stress di otak karena tugas- tugas di kampus agar lebih fresh kembali. Dan tak lupa juga berfoto. Dan juga kita tidak jadi ke Kota Tua karena waktu yang tidak memungkinkan.

Baik cukup sekian cerita dan pengalaman saya selama berlibur ke Ragunan dan Pantai Ancol
Kurang lebihnya mohon dimaafkan yaa *bow90derajat*
Semoga bermanfaat! Sampai ketemu di liburan selanjutnya, Annyeong!!! ^_^



Comments

Popular posts from this blog

PERJALANAN INI

Perjalanan ini..             Perjalanan ini sampai kapan? Sampai kapan? Aku lelah terus berjalan Aku tak kuat lagi tuk terus berjalan yang tak pernah ku tahu ujungnya Perjalanan ini..             Bolehkah aku menyudahinya? Aku sungguh ingin namun ternyata sulit Sulit sekali..                                Sangat..                                                   Sampai dada ini sesak created by: vitaloka

(Softskill ISD Tulisan 1) Belajar dari Orang Korea

Nama : Vitaloka Ayudya Dewi NPM   : 17612613 Kelas  : 2SA01 Matakuliah : Ilmu Sosial Dasar# Annyeong Haseyo? (Hallo…) Ok, di postingku kali ini aku ingin membahas tentang budaya dan kebiasaan orang Korea yang sangat baik untuk kita tiru demi kemajuan bangsa ini. Korea Selatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Korea terletak di Asia Timur ( antara Tiongkok dan Jepang). Negara ini pisah dari Korea Utara dan menjadi negara demokratis. Seoul adalah ibukota negara ini. Negara yang pernah hancur akibat penjajahan Jepang dan perang saudara ini (perang Korea) sehingga menjadi negara miskin namun dalam jangka 64 tahun secara menakjubkan dapat menjadi negara teknologi dan perekonomian kelas utama dunia. Waw! Menakjubkan bukan? Negara yang merdeka pada tahun yang sama oleh Indonesia ini justru menjadi negara yang maju lebih dulu dari Indonesia. Korea yang kini maju juga disebabkan dari masyarakatnya yang masih mempertahankan budayanya di tengah arus globalisasi. Jadi ...

TRAVEL TO WATER HOT (CIATER)

Assalamu’alaikum.. Bertemu lagi pada cerita perjalananku yang ketiga Kali ini aku mau postingin tentang jalan-jalanku ke Wisata Air Panas Ciater Bersama Orangtua dan adik-adikku Happy Reading ^_^ Pada waktu liburan kelulusan SMA aku dan keluargaku berlibur ke Air Panas Ciater. Pada waktu itu kami berpergian dalam rangka ulang tahun tempat ibuku terapi. Jadi di samping berlibur di Wisata Air Panas Ciater disana juga terdapat acara- acara.. Baik, dimulai dari berangkat kami pergi tepat pukul 07.00 wib menggunakan Bus. Perjalanan membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar jam 11.00 wib kami baru tiba di Ciater. Wah! Sungguh udara yang sangat sejuk sekali jauh dari polusi. Walaupun ada matahari tapi hawa sejuk disini masih terasa maklum saja wisata yang satu ini terletak di daerah pegunungan. Lalu kami terus menelusuri jalan untuk masuk ke dalam area wisata. Sesampainya kami menempatkan tenda yang telah disediakan di lapangan besar dan terdapat panggung di depannya. Karena perj...