Skip to main content

Suara Aneh (Horror Story)

SUARA ANEH 


       Pada suatu malam ketika aku mengerjakan tugas kampus, Aku mendengar suara aneh. Setiap malam aku seringkali mendengar suara- suara di rumahku. Pada saat itu, aku sedang mengetik artikel di laptop. Tiba- tiba, Praang Praang Praang!!!
Terdengar suara bising di dapur rumahku. Suara tersebut seperti seseorang yang mengambil sesuatu alat dapur hingga ada beberapa yang terajatuh. Aku langsung berjalan untuk melihatnya, tetapi aku tidak melihat apapun yang terjatuh. Semuanya rapih seperti sediakala. Aku kembali melanjutkan tugasku.
Beberapa lama kemudian
Terdapat suara piring dan sendok yang beradu hingga menimbulkan bunyi bising. Padahal aku tahu betul bahwa wastafel cuci piringku bersih dari piring kotor.

       Di hari berikutnya, seperti biasa aku mengalami kasus yang sama. Aku mendengar suara lagi, tetapi kali ini bukan di dapur. Aku mendengar suara anak- anak. Suara itu seperti anak- anak yang sedang bermain dan mengobrol satu sama lain. Aku sangat hafal pada beberapa suara anak tersebut, tetapi itu mustahil. Karena pada saat itu waktu menunjukkan pukul 11 malam. Aku mulai merasa aneh, aku berusaha untuk berjalan pelan- pelan kearah jendela untuk melihat apa yang terjadi. Namun belum sampai aku untuk melihat. Tiba- tiba, suara itu hilang. Mendadak sunyi. Tak ada bunyi kaki pun yang berjalan atau berlari. Aku pun tak melihat satu orang pun di luar sana.
Pada keesokan harinya, aku penasaran dan bertanya pada Bayu yang aku yakin ia salah satu suara pada malam itu. Namun, ia berkata bahwa mereka telah berhenti bermain sekitar pukul 9 malam.
Lalu? Suara apakah pada malam itu????? Entahlah…

       Di hari berikutnya, ketika aku dan adikku sedang asik mengobrol di ruang tamu sambil menunggu Film favorit kita. Tiba- tiba…
Terdengar suara seseorang yang sedang menyiram air menggunakan gayung dari kamar mandi. Kamar mandi terletak di pojok ruangan. Damn!!
Seketika kita menghentikan obrolan kita. Kita saling menatap satu sama lain. Adikku takut dan mendekatiku, tapi aku sendiri mencoba untuk tetap tenang. Aku gak takut, tapi aku justru sangat kesal. Karena bagiku semua suara- suara itu sangat mengganggu.
Setiap harinya aku hampir sering mendengar suara itu, jika aku tidur diatas pukul 10 malam. Jika aku mendengar suara aneh itu, biasanya Aku sering berkata seperti ini :
       “ Tolong, jangan ganggu gue! Gue cuman pengen ngerjain tugas- tugas gue. Gue cumin pengen menonton Film favorit gue. Ini rumah gue kali. Please! Hidup lo ya hidup lo! Hidup gue ya hidup gue…”

Tiba- tiba…
Bruuuuuuuuuuuuuuuukkkkk!!!!
Terdengar suara pintu. Seperti sesorang yang menendang pintu dari luar. Adikku yang sedari tadi ketakutan langsung berlari ke kamar. AKu kaget. Jantungku berdetak tak beraturan. Aku kembali berkata padanya dan meminta maaf.
       Akhirnya, karena aku sering berkata seperti itu. Meminta untuk tidak menggangguku. Aku dan adikku tidak pernah mendengar suara- suara aneh itu lagi. Namun terkadang, jika aku dan adikku berisik diatas pukul 10 malam, kita mendengar suara itu.

By: Vitaloka AD.

Comments

Popular posts from this blog

FLASHBACK [ Part 1 ]

"Akhirnya gue masuk grup BBM juga. Setelah sekian lama lost contact dari teman SMA. Kini dipertemukan kembali. Yuhuuu… Senengnya!" teriak Angel di dalam hatinya. Sebenarnya ini hal yang bukan tidak sengaja melainkan si Angel memang telah sengaja menghindar dari teman- teman SMAnya. Dimulai dari menghapus seluruh no. contact yang terdapat di ponselnya lalu mengganti no. ponselnya sampai tidak ikut serta hadir di setiap perkumpulan teman- teman SMAnya itu. Kecuali sahabat terdekatnya. Semua itu ia lakukan semata- mata agar ia bisa move on dari gebetannya di komunitas semasa ia SMA. Yang mana hampir 4 tahun ia setia menunggu jawaban dari sang gebetan namun hingga kini tidak ada kepastian. Angel kini berkuliah di salah satu Universitas swasta di Jakarta. Yang di dalamnya tidak ada satupun mahasiswa dari Sekolahnya dulu. Pada libur lebaran setelah perkuliahan Angel dipertemukan kembali oleh teman- teman SMAnya. Grup Shinwa mengadakan kumpul- kumpul bersama pada tanggal ya...

MARGONDA, JALUR MAUT PEJALAN KAKI

DEPOK  - Kecelakaan di Jalan Margonda Raya berulang kali terjadi karena minimnya Jembatan Penyeberangan Orang(JPO). Terakhir, seorang wanita bernama Endang menjadi korban tabrak lari dan tewas dengan kondisi yang mengenaskan jalan utama Kota Depok itu. Untuk menyeberang jalan, pejalan kaki harus menunggu hingga 10 menit, karena kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Bayangkan saja, di jalan sepanjang 5,2 KM itu, hanya ada dua JPO yang berada di depan pusat perbelanjaan Margo City-Detos dan Terminal Depok-Plaza Depok. Bahkan, kondisi JPO di depan Terminal Depok sudah lapuk tak terurus. Data Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Depok, 80 persen kecelakaan didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua. “Rata-rata yang tertabrak adalah pengguna jalan kaki. Dan memang di kawasan padat pemukiman. Kejadian ini terjadi karena tidak adanya JPO yang dibangun Pemkot Depok. Pengabaian keselamatan penjalan kaki kurang diper...

Dare to Dream Dare to Speak

Holla… Sabtu kemarin tepatnya tanggal 22 November 2014, aku dan teman- teman ikutan seminar nih di kampus tercinta. Untuk itu, aku mau berbagi pengalaman nih selama aku ikut seminar. Oh, iya temanya itu “Dare to Dream Dare to speak” Cekidot~ Confident in front of public Jadi, gimana udah puas belum sama tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, next 2 nd  Speaker yaitu Miss Eva. Beliau bahas mengenai “ How to get a job with your major”  karena aku mahasiswi sastra Inggris jadi seminar ini emang lebih fokus ke sastra Inggris. Maaf yaa untuk jurusan lain, maybe next time): *bow Cekidot~ How to get a job with your major? Itulah sekiranya pengalaman dan tips yang saya dapat dari 2 nd Speaker yaitu Miss Eva di seminar sabtu lalu. Jadi, gimana udah puas belum sama pengalaman dan tips- tipsnya? Udah dong pasti. Ok, masih mau lagi ga nih? Ada satu speaker lagi. 3 rd Speaker yaitu Mr. Romel beliau membahas mengenai “Pendidikan karakter di sek...